Prediksi Harga Minyak Di 2009

Sangat menarik ketika saya membaca sebuah ulasan dongeng geologi tentang harga minyak untuk tahun 2009, Di blog tersebut dia mengutip seperti ini tentang mengapa di akhir tahun 2008 minyak turun gila-gilaan.
“Pertama, penurunan permintaan karena pelemahan daya beli. Kedua, praktek perdagangan komoditas di pasar berjangka. Maksudnya, minyak yang saat ini diproduksi adalah minyak yang dijual-belikan enam bulan lalu (Ujar Pak Rovicky)”
Dari kutipan tersebut didapat bahwasanya  banyak para konsumen minyak terlalu was-was dengan harga minyak yang sempat melonjak terlalu aik sehingga daya belipun semakin lemah sehingga wajar saja kalau pasaran minyak yang tadinya tinggi pada pertengahanan 2008 terjun bebas  dari harga $ 140 Barell menjadi kisaran $ 35 – $40 dólar diakhir 2008 menjadi pertanyaan yang begitu besar mengapa prediksi banyak orang menjadi salah ketika mereka meramal harga minyak akan terus merangkak sampai akhir tahun 2008, tapi ramalan itu meleset.

Sebagai calon seorang geologist saya juga harus perhatikan ini karena ini menyangkut lapangan pekerjaan geologist kedepannya. Bukan tidak mungkin omongan pak Nanang Abdul Manaf (Kadep. ESDM IAGI ( Ikatan Ahli Geologi Indonesia) mengatakan bahwasanya minyak indonesia (Maksudnya tempat produksi) di tahun 2018, beliau mengatakan tersebut pada seminar nasional yang diadakan oleh HMTG Magmadipa UNDIP.

Lalu bagaimana Prediksi Harga Minyak Tahun 2009?
Ngutip lagi dari blog Rovicky
” Lonjakan harga minyak hingga ke rekor tertinggi di atas US$147 per barel pada Juli 2008, salah satunya disebabkan oleh perdagangan berjangka (future trading). Pada Mei hingga awal Juni 2008, minyak dijajakan pada harga di atas US$125 per barel, tetapi untuk pengiriman tiga hingga enam bulan berikutnya. Artinya, pengiriman minyak dari produsen ke konsumen baru dilakukan saat ini. Tetapi, pembayaran dilakukan sejak enam bulan lalu.
Jadi, seolah-olah kebutuhan minyak saat Desember ini merosot. Padahal, mungkin konsumsinya tetap. Tapi, di pasar berjangka permintaan minyak terlihat seolah-olah menurun.”
Dari kutipan itu disimpulkan bahwa harga saat ini adalah harga untuk 3-6 bulan kedepan, jadi bisa dilihat bagaimana daya beli yang sangat lemah ini akan menjadi booming pada awal 2009, hal ini dikarenakan masyarakat konsumen minyak tentu akan segera membeli minyak (Mumpung Masih Murah) dengan besar-besaran dan tidak tertutup kemungkinan pada debrusri awal minyak akan melonjak naik ke harga yang sangat stabil di kisaran $ 60-$70 dolar per barell
Jadi kesimpulannya adalah harga minyak tahun depan mungki merangkak naik!!!!
Tapi itu semua hanya prediksi, semoga saja prediksi yang ada juga tidak tepat tapi menurut  kutipan ini
IEA – International Energy Agency, dan juga DOE (US)  selalu merubah prediksi harganya, demikian juga Merryl Lunch yang dianggap guru dalam prediksi minyak pun selalu mengkoreksi prediksinya.  Lihat gambar diatas bagaimana prediksi Melrrly Lynch berubah dalam waktu yang sangat cepat.
Ramalan Merryl Lynch pada bulan Juni masih memperkirakan tahun 2009 akan 107$ barel, dan ramalannya
selalu berubah menurun hingga pada bulan Desember meramal tahun 2009 harga terendahnya hanya 25$/bbl
Kalau kita hanya ikut-ikutan memprediksikan harga tentusaja kita akan “terjebak” dalam permainan Merryl Lynch dalam mengantisipasi harga minyak dimasa mendatang.
Harga bisa berubah-ubah menurut waktunya…. jadi sekali lagi ini hanya ramalan bleh benar boleh tidak… yang penting ASAL RAMAL ( kalau ASAL gak Boleh RAMAL, Kalau RAMAL gak boleh ASAL)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: