Semarang kena Longsor

Longsran Tembalang Sebagai pengingat Bencana
Longsran Tembalang Sebagai pengingat Bencana

3 hari lalu semarang dikejutkan dengan adanya bencana longsor di daerah kedungmundu, Tembalang. Sebenarnya hal ini sudah biasa namun karena ini ada korban maka tak ayal lagi berita ini menjadi bahan yang menarik untuk dikaji secara lebih kritis lagi apalagi saya selaku mahasiswa.
Secara garis besar daerah tembalang disusun oleh formasi kerek dan kalibeng dimana terdapat satuan batuan lempung dan breksi volkanik. Penggunaan tata lahan memang acapkali dijadikan permasalahan utama, karena daerah kedungmundu dan tembalang merupakan daerah rawan longsor hal ini diakibatkan oleh proses sedimentasi batuan yang belum cukup kompak kemudian mengalami proses pembebanan, tak ayal lagi ketika hujan daerah yang semestinya dijadikan kawasan hijau mengalami gangguan bawah permukaan dimana butiran-butiran yang ada terganggu konsenterasinya dan terjadilah proses denudasional berupa slid (Longsoran)
Pemerintah kota mestinya harus sudah tanggap dari dulu semisalnya dimulai dari beberapa kejadian longsoran di Perumahan daerah gunung pati beberapa tahun lalu dan harapannya pemerintah sudah menyiapkan mitigasi serta melihat secara terperinci pembangunan pemukiman penduduk di wilayah rawan. Solusi yang tepat saat ini adalah pemerintah harus melakukan peringatan dini kepada warganya jauh-jau hari tentang bahaya longsor dan mulai melakukan reklamasi lahan dan pereboisasian perbukitan, hal ini berfungsi untuk menghambat laju air yang masuk ke dalam pemukaan serta untuk menciptakan lingkungan akuifer yang baik.

3 Balasan ke Semarang kena Longsor

  1. Ridwan mengatakan:

    mas makasih ya………..

    mas namanya siapa

    truz lulusan taun berapa di SMANLA

    id ym ku :

    Maulanaone@yahoo.com

    add aku ya mas

    Thank

  2. jundi4 mengatakan:

    Semarang memang tanahnya labil….

    dan pacaran=penghianatan…
    Lo kok nggak nyambung ya…

    baca aja di http://www.jundi4.wordpress.com

  3. syawal88 mengatakan:

    jundi4 Berkata:
    Februari 18, 2009 pukul 5:43 pm sunting

    Semarang memang tanahnya labil….

    dan pacaran=penghianatan…
    Lo kok nggak nyambung ya…

    baca aja di http://www.jundi4.wordpress.com ya karena rata-rata didaerah semarang Litologi yang ada memang masih terbilang muda dengan tingkat hubungan butir satu sama lain belum benar-benar mengompak jadi jikalau terkena beban dan struktur ia akan berubah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: