Mineral Alterasi

  • Sekedar bagi bagi ilmu ya gak banyak sih maklum hasil saduran dari tugas yang diambil dari beberapa s
  • 1. Andalusite.

  • Sifat Fisik. :Mineral ini secara dominan mempunyai warna kemerahan/cokelat; sedangkan kekerasan 6,5 – 7,5 skala mohs; mudah hancur,  kilap kaca, dapat ditembus oleh cahaya, belahan 1 arah, pecahan uneven/irrengular, conchoidal; densitas 3.13 – 3.16 g/cm3, bentuk tabular.
  • Sifat Kimia. : Komposisi kimia yang penting Al, O, Si; merupakan salah satu mineral anggota grup Silimanite, Andalusite – Kaoninite series; mengandung silikat aluminum; rumus kimia Al2[OlSiO4].
  • Sifat Optik ;Sistem kristal orthorombic, termasuk dalam kelas dipyramidal,  tidak mempunyai kembaran, berbentuk euhedral dan seperti kolom, optik (α = 1.632, β= 1.638, γ = 1.634)
  • Lingkungan Pembentukan;Lingkungan terbentuk pada daerah metamorfosa kontak dan metamorfosa regional yang terbentuk oleh proses metamorfosa dari batuan serpih aluminium, sehingga terlihat bentukan bentukan penjajaran mineral pada batuan yang terdapat mineral ini dan sering berasosiasi dengan kuarsa.
  • 2. Actinolite.
  • Sifat Fisik. : Sifat fisik dari mineral ini ditunjukkan dengan warna hijau sampai hijau kehitaman, Hal ini dikarenakan komposisi kimia yang terkandung pada mineral ini, densitas pada mineral ini sebesar 3.03 – 3.24 g/cm3 kekerasan mineral ini adalah 5 – 6 skala mohs, dengan cerat  berwarna agak putih terang, , kilap mineral ini termasuk kilap kaca sampai sutera, Karena komposisi serta tekstur dan sistem mineral pada mineral maka mineral ini dapat ditembus oleh cahaya  hal itu sejalan dengan partikel paretikel pembentuk mineral ini yang mudah dilalui oleh cahaya, Relief permukaan sedang/lembut..
  • Sifat Kimia : Komposisi kimia yang penting Ca, H, Mg, O, Si, merupakan salah satu mineral anggota Amphibole, rumus kimia Ca2(Mg, Fe2+)5(Si8O22)(OH)2.
  • Sifat Optik :Sistem kristal monoklin, kelas kristal prismatic, kembaran berbentuk parallel, optik (α = 14.56-1.63, β= 1.61-1.65, γ = 1.63-1.66).
  • Lingkungan Pembentukan Mineral ;Lingkungan terbentuk pada daerah metamorfosa dan terbentuk di dalam sekis kristalin dimana Temperatur suhu sangat berpengaruh dalam pembentukan mineral ini.

    3. Albite.

  • Sifat Fisik :Mineral ini mempunyai Kilap kaca, dimana bentuknya  transparan (Tembus cahaya), dengan warna dominan: putih, kebiru-biruan, abu-abu, merah muda, dll. Gores putih. Skala kekerasan (Mohs): 6 -6½, belahan sempurna di [001], baik di [010], tak sempurna di {110}, pecahan Irregular/Uneven, conchoidal. Densitas (yang di/terukur):  2.6 -2.65 g/cm3, densitas (yang dihitung): 2615(6) g/cm3.
  • Sifat Kimia ;Komposisi kimia yang penting Na, Al, O, Si, merupakan salah satu mineral anggota grup Feldspar, mengandung silika dan aluminum, rumus kimia Na(AlSi3O8).
  • Sifat Optik ; Sistem kristal triclinic, termasuk dalam kelas pinacoidal,  kembaran polysintethic, optik (α = 1.525, β= 1.529, γ = 1.536).
  • Lingkungan Pembentukan.
  • Pada daerah vulkanik, tepatnya pada daerah hidrotermal sebagai urat dan genesanya yaitu hasil dari metasomatisma sodium.

    2. Alunite.

  • Sifat Fisik : Warna putih, kekerasan 3,5 – 4 skala mohs, mudah hancur, pecahan uneven/irrengular conchoidal, densitas 2.6 – 2.9 g/cm3 , dapat ditembus oleh cahaya, kilap tanah, belahan 1 arah, bentuk tabular.
  • Sifat Kimia :Komposisi kimia yang penting Al, K, H, O, S; merupakan salah satu mineral anggota grup Alunite, mengandung sulfat; rumus kimia KAl3[(OH)3[SO4]2.
  • Sifat Optik : Dilihat dari sifat optik pada mineral ini mineral ini mempunyai Sistem kristal trigonal, termasuk dalam kelas diagonal pyramidal kilap kaca,  kembaran parallel seperti carlsbad, optik (α = 1.572, β= 1.592).
  • Lingkungan Pembentukan.
  • Mineral ini terbentuk atau terubah pada lingkungan vulkanik yaitu dibentuk oleh alterasi hidorthermal dari batuan vulkanik asam dan menegah yang dikontrol oleh fluida hidrothermal tersebut

    3. Anhydrite.

  • Sifat Fisik ; warna dominan pada mineral ini berwarna kebiruan ; dengan kekerasan 3 – 3,5 skala mohs; sedangkan cerat putih atau kehijauan; pecahan uneven/irrengular ; densitas 2.98(1) g/cm3; belahan 1 arah; kilap kaca, dapat ditembus oleh cahaya.
  • Sifat Kimia ; Komposisi kimia yang penting didalam mineral ini adalahCa, O, S; merupakan struktur yang sama dengan Ferruccite; mengandung sulfat; rumus kimia CaSO4.
  • Sifat Optik. ;Mempunyai sistem kristal orthorombic, termasuk dalam kelas dipyramidal, tidak mempunyai kembaran ketika dilihat melalui pengamatan mikroskopik, optik (α = 1.570, β= 1.575, γ = 1.614).
  • Lingkungan Pembentukan ; Terbentuk pada lingkungan laut yang terbentuk karena proses evaporasi dari lapisan kubah garam. Mineral ini hampir berbentuk seperti talk namun yang membedakan dengan mineral kalsit adalah mineral ini tidak mempunyai belahan yang banyak pada permukaannya

    4. Apatite.

  • Sifat Fisik; Mineral ini relatif berwarna transparan namun pada beberapa tempat mineral ini berwarna agak putih; kekerasan 5 skala mohs; cerat putih; pecahan uneven/irrengular dan conchoidal ; densitas 3.1 – 3.25 g/cm3; kilap kaca, dapat ditembus oleh cahaya.
  • Sifat Kimia ;Komposisi kimia yang terkandung dalam apatit adalah Ca, F, O, P; anggota dari mineral Apatite; mengandung fosfat; rumus kimia Ca5[FI(PO4)3].
  • Sifat Optik ; Sifat optik pada mineral ini ditunjukkan dengan sistem kristal hexagonal, termasuk dalam kelas dipyramidal,  tampak adanya pleokroisme, optik (α = 1.570, β= 1.575, γ = 1.614).
  • Lingkungan Pembentukan.
  • Terbentuk pada daerah vulkanisme sebagai mineral aksesori di dalam batuan beku yang terbentuk.
  • 1. Baryte.

  • Sifat Fisik ; secara umum warnanya tidak terlalu jauh beda dengan apatit mineral ini tidak mempunyai warna (transparan sampai putih) ; dengan kekerasan 3 – 3,5 skala mohs; cerat putih atau kehijauan; pecahan uneven/irrengular ; densitas 4.47 g/cm3; belahan 1 arah; kilap kaca, dapat ditembus oleh cahaya.
  • Sifat Kimia ; Komposisi kimia yang penting Ba, O, S; merupakan anggota dari Baryte grup mineral; mengandung sulfat; rumus kimia BaSO4.
  • Sifat Optik ; sifat optik pada mineral ini ditunjukkan dengan sistem kristal yang relatif orthorombik, termasuk dalam kelas dipyramidal, pleokroisme tampak, optic nα = 1.634 – 1.637 nβ = 1.636 – 1.638 nγ = 1.646 – 1.648
  • Lingkungan Pembentukan ;Ditemukan sebagai mineral gang di dalam cebakan bijih logam yang terbentuk karena proses epithermal atau mesothermal
  • 2. Biotit.

  • Sifat Fisik.
  • Warna putih, kekerasan 2,5 – 3 skala mohs; cerat putih, belahan 1 arah, bentuk lembaran, kilap kaca, dapat ditembus oleh cahaya, densitas 2.7 – 3.3 g/cm3, berbentuk tabular dan rhombohedral..
  • Sifat Kimia ;Komposisi kimia yang penting Al, K, H, O, S; merupakan salah satu mineral anggota grup Alunite, mengandung sulfat; rumus kimia KAl3[(OH)3[SO4]2.
  • Sifat Optik ;Sifat optik pada mineral ini ditunjukkan dengan istem kristal trigonal, termasuk dalam kelas diagonal pyramidal kilap kaca,  tidak mempunyai kembaran, optik (α = 1.570-1.63, β= 1.61-1.7, γ = 1.61-1.7).
  • Lingkungan Pembentukan ;mineral ini terubah dan terbentuk di dalam batuan beku, seperti granit sampai gabro yang mengalami proses metamorfisme, selain itu ditemukan pada berbagai pegmatite dan dalam lava serta batuan metamorf.
  • 3. Calcite.

  • Sifat Fisik.
  • Secara megaskopis mineral ini berwarna putih, kuning,dan merah; kekerasan 3 skala mohs; cerat putih; pecahan uneven/irrengular ; densitas 2.711 g/cm3; belahan 1 arah; kilap kaca, dapat ditembus oleh cahaya.
  • Sifat Kimia.
  • Komposisi kimia yang penting C, Ca, O; merupakan anggota dari Calcite grup mineral; mengandung unsur karbonat; rumus kimia CaCO3. Mineral ini kaya terhadap kandungan kalsium sehingga dalam proses pelarutan dengan mineral asam ia sangat cepat beraksi
  • Sifat Optik.
  • Sistem kristal trigonal, termasuk dalam kelas hexagonal scalenohedral, optik nω = 1.640 – 1.660 nε = 1.486.
  • Lingkungan Pembentukan.
  • Terbentuk di laut, sebagai nodul dalam batuan sedimen, selain itu juga bisa terbentuk pada urat-urat hydrothermal sebagai mineral gang di dalam berbagai batuan beku.
  • 4. Chlorite.

  • Sifat Fisik ; secara umum mineral ini berwarna hijau , kekerasan 2 – 2,5 skala mohs; kilap tanah/lilin; pecahan sub-conchoidal ; densitas 2.6 – 3.3 g/cm3; belahan 2 arah; tidak dapat ditembus oleh cahaya; cerat tidak mempunyai warna, bentuk prismatik
  • Sifat Kimia ;Komposisi kimia yang penting Al, H, O, Si; mengandung unsur silikat dan aluminum; rumus kimia Al2Si2O5(OH)4..
  • Sifat Optik ;Sistem kristal monoclinic, kelas kristal pedial, pleokroisme lemah tidak tampak, mempunyai surface relief rendah, optik (α = 1.570-1.66, β= 1.57-1.67, γ = 1.57-1.67).
  • Lingkungan Pembentukan.
  • Terbentuk karena alterasi dari metamorfosa tingkat rendah dan alterasi hidrotermal dari mineral besi, magnesium silikat. Sebagian besar di temukan pada betuan beku maupun metamorf

9 Balasan ke Mineral Alterasi

  1. zendi agista mengatakan:

    Kak syawal,,kok dikit banget penjelasannya.

  2. zendi agista mengatakan:

    Oy kak…Zendi bsa minta penjelasan tentang geologi dinamika g kak.Kk kok blm KP?

  3. syawal mengatakan:

    wah kalau banyak banyak tangannya kecapekan ngetik

  4. Adri limbong mengatakan:

    Keren,.
    Kpnlah aq bsa nulis kyk kakak..

  5. Adri limbong mengatakan:

    Kak,
    aq dpat situs yg lengkap m’mbhs ttg mineral..
    http://www.webmineral.com

  6. shohibulbait mengatakan:

    wah……makasih ya kak atas informasinya…sy sangat tertolong…

  7. thanks bgt buat artikelnya…

    kirim ke e-mail saya ya kalau ada artikel yang barru (yang lama juga boleh)

    SUKSES ya…!!!

  8. darno mengatakan:

    good think

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: