Indonesia Si Atlantis yang Hilang

“Atlantis the Lost Continents Finally Found” sebuah buku yang saat ini menghebohkan dunia pariwisata bukan karena pengarangnya bernama tapi isi dari buku tersebut yang intinya menjelaskan bahwa sebuah negeri kaya yang hilang didasar samudera yang melegenda itu adalah negeri kita, INDONESIA, WOw…. Keren gak… ini ada sedikit kutipan yang saya dapatkan dari sebuah milis tentang atlantis yang hilang tersebut

Secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak
kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia (!).
Selama ini, benua yang diceritakan Plato 2.500 tahun yang lalu itu
adalah benua yang dihuni oleh bangsa Atlantis yang memiliki peradaban
yang sangat tinggi dengan alamnya yang sangat kaya, yang kemudian hilang
tenggelam ke dasar laut oleh bencana banjir dan gempa bumi sebagai
hukuman dari para Dewa. Kisah Atlantis ini dibahas dari masa ke masa,
dan upaya penelusuran terus pula dilakukan guna menemukan sisa-sisa
peradaban tinggi yang telah dicapai oleh bangsa Atlantis itu.
Pencarian dilakukan di samudera Atlantik, Laut Tengah, Caribea, sampai
ke kutub Utara. Pencarian ini sama sekali tidak ada hasilnya, sehingga
sebagian orang beranggapan bahwa yang diceritakan Plato itu hanyalah
negeri dongeng semata.
santos
<http://kadaikopi.carpediem123.com/wp-content/uploads/2009/03/santos.gif
> Profesor Santos yang ahli Fisika Nuklir ini menyatakan bahwa Atlantis
tidak pernah ditemukan karena dicari di tempat yang salah.
Lokasi yang benar secara menyakinkan adalah Indonesia, katanya.. Dia
mengatakan bahwa dia sudah meneliti kemungkinan lokasi Atlantis selama
29 tahun terakhir ini.
Ilmu yang digunakan Santos dalam menelusur lokasi Atlantis ini adalah
ilmu Geologi, Astronomi, Paleontologi, Archeologi, Linguistik,
Ethnologi, dan Comparative Mythology.
Kualifikasi Santos dapat dilihat dengan cara di KLIK DISINI
<http://atlan.org/author/resume.htm> .
Buku Santos sewaktu ditanyakan ke ‘Amazon.com’ seminggu yang lalu
ternyata habis tidak bersisa. Bukunya ini terlink ke 400 buah sites di
Internet, dan websitenya sendiri menurut Santos selama ini telah
dikunjungi sebanyak 2.500.000 visits.
Ini adalah iklan gratis untuk mengenalkan Indonesia secara efektif ke
dunia luar, yang tidak memerlukan dana 1 sen pun dari Pemerintah RI.
Sebagaimana dapat diikuti dari websitenya, Plato menulis tentang
Atlantis pada masa dimana Yunani masih menjadi pusat kebudayaan Dunia
Barat (Western World).
Sampai saat ini belum dapat dideteksi apakah sang ahli falsafah ini
hanya menceritakan sebuah mitos, moral fable, science fiction, ataukah
sebenarnya dia menceritakan sebuah kisah sejarah. Ataukah pula dia
menjelaskan sebuah fakta secara jujur bahwa Atlantis adalah sebuah
realitas absolut ?
Plato bercerita bahwa Atlantis adalah sebuah negara makmur dengan emas,
batuan mulia, dan ‘mother of all civilazation’ dengan kerajaan berukuran
benua yang menguasai pelayaran, perdagangan, menguasai ilmu metalurgi,
memiliki jaringan irigasi, dengan kehidupan berkesenian, tarian, teater,
musik, dan olahraga.

wah mengagetkan bukan

kalau gitu kita lanjutin isi dari kutipan tersebut yang tentunya membuat anda pasti tertarik membacanya

Warga Atlantis yang semula merupakan orang-orang terhormat dan kaya,
kemudian berubah menjadi ambisius. Para dewa kemudian menghukum mereka
dengan mendatangkan banjir, letusan gunung berapi, dan gempa bumi yang
sedemikian dahsyatnya sehingga menenggelamkan seluruh benua itu.
Kisah-kisah sejenis atau mirip kisah Atlantis ini yang berakhir dengan
bencana banjir dan gempa bumi, ternyata juga ditemui dalam kisah-kisah
sakral tradisional di berbagai bagian dunia, yang diceritakan dalam
bahasa setempat.
Menurut Santos, ukuran waktu yang diberikan Plato 11.600 tahun BP
(Before Present), secara tepat bersamaan dengan berakhirnya Zaman Es
Pleistocene, yang juga menimbulkan bencana banjir dan gempa yang sangat
hebat.
Bencana ini menyebabkan punahnya 70% dari species mamalia yang hidup
saat itu, termasuk kemungkinan juga dua species manusia : Neandertal dan
Cro-Magnon.
Sebelum terjadinya bencana banjir itu, pulau Sumatera, pulau Jawa,
Kalimantan dan Nusa Tenggara masih menyatu dengan semenanjung Malaysia
dan benua Asia.

Migrasi Perpindahan Manusia

Entah seberapa benar isu ini tapi kita ambil positifnya saja, jikalau benar bangsa ini adalah bangsa atlantis yang hilang mari kita bangun negeri ini lebih baik lagi tapi tanpa melupakan kaidah ketimuran kita yang berbudaya sebab sampai saat ini budaya timur telah menjaga kepribadian Indonesia yang berbudi pekerti

7 Balasan ke Indonesia Si Atlantis yang Hilang

  1. melya mengatakan:

    ih keren banget klau mang indonesia merupakan atlantis yg hilang

  2. adis mengatakan:

    klo emang bner Indonesia adalah atlantis yg hilang, apakah itu berarti kita2 ini org Indonesia mrupakan anak keturunan peradaban atlantis ???

    hmm.. who knows???

  3. teguh mengatakan:

    menurutku….ini mendekati suatu kebenaran,, lihat saja sekarang indonesia dimana dulunya Negara kita kaya akan sumber alam dan ilmu menjadikan kita egois sehingga lupa akan dulunya kita…dikit demi dikit akhirnya alam mulai menghukum kita bencana dimana-mana!!

    Semirip kisah Atlantis…yang sekarang dikatakan Indonesia adalah Negeri Atlantis yang hilang…

    • syawal mengatakan:

      hmmm kita ambil yang positifnya aja deh walaupun pada kenyataannya tidak semua hal tersebut benar, tapi kita harus membangkitkan semangat semangat positif atlantis tersebut

  4. Ajimoyo mengatakan:

    Rame nih ngomngin atlantis..memang benar, lebih baik diambil hkmahnya crta ini..benar atau tdknya kt tdk tau..karna kalo di cari di Alqur’an jg ga ada,yg ada jg suatu kaum ya’juj dan ma’juj,yang diukum oleh Alloh.dan suatu saat,sebgin dr tnda2 kiamat adalah keluarny mahkluk dr dalam bumi,ya mngkn jg tmblnya atlantis ini.ini mungkn,dan perlu pembuktian.baiknya ya ambl hkmah aja deh.

  5. Ton mengatakan:

    Hebat juga nih, Kita Produksi Kaos aja besar besaran, habis tu Kita kasih kalimat” KalO PINGIN TAU ATLANTIS, DATANG AJA KE INDONESIA” Pasti Banyak untung……………..hee,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: