Bendungkan Saja Sungai Kreo, Semarang.

Cerita Pendek Geologi ini tidak akan ada kalau saya tidak pernah menyusuri eksotiknya Sungai Kreo di daerah wisata Gua Kreo. Sebelum  bercerita pendek ada sebuah dongengan yang harus dipahamkan terlebih dahulu tentang Bendungan.

Pengertian Bendungan

Bendungan menurut Permen No.72/PRT/1997 adalah setiap bangunan penahan air buatan, jenis urugan atau jenis lainnya yang menampung air atau dapat menampung air, temasuk pondasi, bukit/tebing tumpuan, beserta bangunan pelengkap dan peralatannya, yang dalam pengertian ini termasuk juga bendungan limbah galian, tetapi tidak termasuk bendung dan tanggul.

Perbedaan Bendungan dan Bendung

Bendungan (dam) dan bendung (weir) sebenarnya merupakan struktur yang berbeda. Bendung (weir) adalah struktur bendungan berkepala rendah (lowhead dam), yang berfungsi untuk menaikkan muka air, biasanya terdapat di sungai. Air sungai yang permukaannya dinaikkan akan melimpas melalui puncak / mercu bendung (overflow). Dapat digunakan sebagai pengukur kecepatan aliran air di saluran / sungai dan bisa juga sebagai penggerak pengilingan tradisional di negara-negara Eropa. Di negara dengan sungai yang cukup besar dan deras alirannya, serangkaian bendung dapat dioperasikan membentuk suatu sistem transportasi air. Di Indonesia, bendung dapat digunakan untuk irigasi bila misalnya muka air sungai lebih rendah dari muka tanah yang akan diairi.

Sedangkan bendungan atau dam adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi waduk, danau, atau tempat rekreasi. Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air. Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.


Kembali Ke Cerita Pendek Bendungan Jatibarang Ini banyak ditakutkan akan menimbulkan Efek samping setelah Bendungan ini selesai karena bendungan ini berdiri pada daerah Sesar Naik Yang memanjang dari Barat Jatibarang sampai daerah Gombel. Lalu Kalau ada Sesar Kenapa harus Takut

Sesar Itu Merupakan zona Lemah Jadi ditakutkan Apabila tekanan air sangat besar bisa menimbulkan Kisah Situ Gintung 2 nantinya

Mengapa Harus DIbendungkan?

Bendungan Jatibarang merupakan sebuah bendungan serba guna  yang bertujuan untuk mengendalikan banjir, mengembangkan sumberdaya air dan menghasilkan listrik dengan tenaga air di kota Semarang Ya setidaknya kita berpikir saja bagaimana resahnya Pemerintah Kota Semarang Dengan adanya Rob dan Banjirserta kebingungan mereka dalam mengatasi pasokan air untuk pertanian, minum, dan sebagainya, dan Sumber Listrik. Ups… Sumber Listrik disini nantinya akan dibuat sebuah metode  pembangkit listrik dengan metode mikrohidro. Kembali ke bahasan Pokok Mengapa harus dibendungkan? karena kebutuhan warga sudah mendesak dan daripada dana APBD dan APBN nggak jelas kemana lebih baik kita buatkan sarana dan prasarana yang nantinya dapat menunjang kebutuhan masyarakat Kota Semarang.

Sejarah Geologi

dari hasil observasi kami dilapangakan kami sedikit ceritakan bagaimana sejarahnya. Jadi begini ceritanya ;

Analisis sejarah geologi daerah tersebut akan dijelaskan di bawah ini :

Pada saat pembentukan Formasi Kerek (Miosen) dan Formasi Damar (Pliosen Akhir), Sungai Kreo dianalisis sudah terbentuk. Aliran sungai tersebut menggerus Formasi Damar. Pada Kala Pliosen Akhir terjadi deformasi tektonik yang menghasilkan vulkanisme aktif, perlipatan, dan pensesaran yang mengenai Pulau Jawa bagian utara.

Deformasi tektonik tersebut mengakibatkan lapisan napal (Formasi Kerek) menumpang di atas lapisan breksi (Formasi Damar). Hubungan diskontinuitas tersebut dianalisis sebagai sesar naik (thrust fault) dengan kemiringan bidang sesar sekitar 30˚ miring ke arah up stream. Sesar naik tersebut mengakibatkan Formasi Damar yang berada di bagian utara terdesak naik, sehingga membentuk Bukit Kreo. Aliran Sungai Kreo menggerus Formasi Damar yang membentuk Bukit Kreo yang merupakan zona sesar (zona lemah), dikarenakan aliran air mengalir dari daerah yang tinggi menuju daerah rendah. Penggerusan air pada Formasi Damar lambat-laun akan membentuk listric fault akibat hilangnya gaya tektonik pada batuan. Sehingga pada saat ini terbentuk tebing terjal di sekitar sungai, dan terbentuk deretan air terjun, mataair, dan rembesan airtanah di sepanjang tebing sungai.

Kelerengan yang sangat terjal pada tebing Sungai Kreo juga tidak lepas dari proses erosi vertikal yang dilakukan oleh media air terhadap zona lemah yang terbentuk pada daerah sekitar tubuh sungai. Proses erosi vertikal ini berlangsung terus menerus sehingga menyebabkan pengikisan sungai yang terlihat terjal. Air terjun pada daerah up stream dekat Bukit Kreo diperkirakan terbentuk oleh struktur geologi berupa kekar dan sesar yang berkembang dan ditemukan adanya bidang sesar berupa sesar naik pada daerah up stream di mana batupasir naik terhadap breksi. Zona perkiraan sesar tersebut juga terlihat adanya rembesan airtanah yang terlihat pada daerah tebing sungai. Pada daerah up stream Bukit Kreo juga terlihat adanya pola belokan sungai yang berada di sekitar air terjun.

Arus aliran yang deras di sekitar ini juga berasal dari volume air terjun dan ditambah aliran sungai hulu yang mengalir sehingga daerah ini mengalami proses erosi yang sangat cepat sehingga batuan-batuan yang ada di sekitar daerah ini mengalami pelapukan mekanik dilihat dari kandungan lempung yang terbentuk karena proses lapukan.

Jatuhan batuan disekitar up stream umumnya berupa bongkah yang besar akibat runtuhan batuan insitu selain itu pada daerah tebing sungai terlihat adanya rekahan-rekahan pada tebing sungai yang rawan terhadap pergerakan batuan karena rekahan yang mulai membesar. Sehingga apabila terjadi dorongan yang sangat kuat misalnya oleh arus sungai bisa menyebabkan longsor apalagi sifat kelerengan yang belum stabil dilihat dari erosi alur air permukaan dan bidang landslide yang banyak ditemukan pada daerah up stream Sungai Kreo.

Jatuhan batuan itu tersebar sangat banyak di sekitar daerah up stream, umumnya batuan tersebut berupa batuan breksi. Breksi ini diperkirakan merupakan jatuhan batuan akibat rekahan di sekitar sungai dan menutupi bidang pola aliran sungai. Selain itu ditemukan beberapa rembesan airtanah tidak jauh dari Gua Kreo di mana rembesan itu mengalir pada daerah rekahan. Rembesan airtanah itu mempunyai volume yang cukup besar. Rembesan itu membuktikan adanya pengaruh struktur geologi yang berkembang disekitar up stream sungai.

Ya udah dulu kita bercerita Pendeknya, bagi yang khawatir tentang pembangunan Bendungan Jatibarang, sebaiknya kita perlu membandingkan Bendungan ini dengan bendungan yang ada misalnya bendungan Kedungombo, dan Gajahmungkur

8 Balasan ke Bendungkan Saja Sungai Kreo, Semarang.

  1. indonesiatekno mengatakan:

    Assalamualaikum Wr Wb

    Wal, gua kreo ini tepatnya berlokasi dmn?

    Waktu itu ane pernah mau kesana sama temen2, tapi ga jadi karena ga tau alamatnya

    http://www.indonesiatekno.wordpress.com

  2. syawal88 mengatakan:

    indonesiatekno : daerah Gunungpati, daerah kelurahan kandri atau daerah sam po koong masuk terussss dan ambil ke arah gunungpati

  3. YOGI mengatakan:

    TERIMAKASIH TELAH MENYEDIAKAN INFO INI……..

  4. Dek_Bagus mengatakan:

    Maksi Infonya…skarang gw tau beda bendung ama bendungan….🙂

  5. kiswanto mengatakan:

    wah.. infonya bermanfaat sekali.. terima kasih..
    saya juga butuh semua penjelasan tentang bangunan-bangunan air..
    seperti irigasi, dll…
    tolong ditambahkan lagi…
    ^_^

    • syawal mengatakan:

      kalau sioal tersebut mungkin bisa diarahkan ke yang lebih ahlinya bangunan (civil Engineer) atau proffesional yang terbiasa dalam bidang perairan dan teknik Pantai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: