Bahan Galian Non Golongan A dan B

23 September 2010

Sekedar bagi bagi cerita lagi kali ini mau membahas bahan tambang apa saja yang ditambang yang bukan termasuk Golongan A dan B. Berarti golongan yang tidak terlalu strategis terhadap kepentingan pertahanan dan keamanan negara, bahan galian tersebut sebagai berikut :

1.Endapan posfat
Endapan posfat berupa posfat guano berwarna coklat keabu-abuan, berbentuk serbuk, dan mudah digali. Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa endapan posfat ini pernah digali/ diambil. Berdasarkan hasil analisa kimia dari contah fospat, memperlihatkan Komposisi kimia sebagai berikut : SiO2 = 12,30 %, TiO2 = 0,04 %, Al2O3 = 19,27 %, Fe2O3 = 5,80 %, CaO = 25,25 %, MgO = 18,22 %, MnO = 4,17 %, H2O = 14,95 %. Kegunaan endapan posfat terutama sebagai pupuk, baik pupuk buatan maupun pupuk alam, dalam industri detergen, asam sulfat dan industri kimia lainnya.
2.Grafit
Mineral logam dengan rumus kimia C, sebagai butiran dalam urat atau tersebar dalam batuan malihan digunakan untuk pensil cat pelumas dan elektrode.

3.Batu permata
Mineral atau bahan sintesis lainnya yang memiliki keawetan dan keindahan alami ataupun keindahan buatan sertai memadai untuk digunakan sebagai perhiasaan.

4.Batu setengah permata
Bahan galian ini dikenal juga sebagai batu aji atau batu mulia. Bahan galian ini dijumpai di Kabupaten Garut bagian selatan tersebar antara lain di Blok Cilending, Blok Cigajah dan Blok Kiara Payung, Desa Sukarame, Kecamatan Caringin dengan jumlah cadangan terkira 9.035 ton dengan mutu yang bervariasi.
Berdasarkan mutu dapat dipegunakan sebagai bahan perhiasan (kalung, gelang, cincin) ataupun sebagai bahan rumah tangga (meja, patung, asbak, dan sebaginya).
Jenisnya sangat beragam seperti krisopras – Jamrud Garut, native copper (Batu Urat Tembaga), agat, kuarsa/kalsedon (kecubung), kriskola, jaspir, fosil kayu terkersikkan, dan lain-lain.

Baca entri selengkapnya »


DEPRESI ITU INDAH

7 September 2010

Alhamdulillah masih bisa merasakan namanya nikmat dan selalu diberikan sebuah rasa kesabaran yang luar biasa. 2 hari yang yang lalu cobaan menerpa seakan silih berganti, mungkin dikit lebay tapi apa daya laptopku kena dampak Virus yang akhirnya menyerang data dataku termasuk data-data skripsi dan akhirnya aku harus kembali menerima sebuah kesabaran meski sempat meneteskan airmata, tapi iya benar benar air mata itu jatuh bak air terjun yang tak tertahankan. Di dalam keputus asaan aku tak boleh lama berdiam, karena buat apa aku sesali hal-hal yang sudah terjadi toh pada akhirnya aku harus menyibukkan diri kembali. Baru kali ini aku benar benar merasakan sebuah depresi eh salah untuk kesekian kalinya kumerasakan depresi dan ini termasuk puncak kedepresian itu…. Mau marah tapi siapa yang Harus Kumarahi, dan pada akhirnya marah bukanlah solusi terbaik untuk kejadian ini. Nasi udah Jadi Bubur itu kata peribahasa yang menggambarkan apa yang aku alami saat ini dan tak boleh aku sesali hal ini, mending kalau dah jadi bubur skalian aja aku buat Bumbunya, biar bisa dimakan sekalian. Di tengah kedepresian entah apa yang bisa kulakukan yang pasti aku tak mau berlama lama dahulu di kamar 2,5m X 3m yang biasanya jadi tempat inspirasikuini karena aku larut terbawa emosi…. dan jadilah Gombel tempatku curhat merasakan deraian angin malam sumber inspirasi melepas penatku …

Suasana Perbukitan Gombel

Suasana Perbukitan Gombel

Ya perbukitan Gombel benar benar merubah suasana hati dan tentunya ini tak lepas juga kepada temanku yang selalu membawa suasana hati ini lebiih tak depresi, dan malam itu saya benar benar larut dalam keadaan yang tak nentu diantara kedepresian dan suasana kebimbangan. sumur2  ATHA benar benar dah memberiku smangat untuk bangkit dari semua permasalahan ini dan aku harus selesaikan skripsiku tentang sumur ATHA….. Semangat


Tulislah dan Melalangbuanalah Anda Dengan Karya Anda

5 September 2010

setumpuk Karya Anda

setumpuk Karya Anda

Yup meski judulnya gak ada kaitan dengan geologi tapi nampaknya sudah jadi kharusan untuk saya membuat sebuah cerita pendek tentang hal ini berkaitan tentang menciptakan penulis geologi luar biasa di dunia maya. Saya pun menulis blogpun karena dilatari saya kurang kerjaan dan akhirnya menjadi sebuah hobi yang menarik. Dan nampaknya saya kena kecanduan Blogging. Menulislah karena menulis itu baik, menjadi sebuah pedoman yang amat unik untuk kita lakukan, dan dari menulis semua orang akan tahu betapa besarnya sebuah karya seseorang. Dari karya tersebut berapa banyak orang yang akan terbantu dan termotivasi untuk jadi lebih baik dari si Penulis yang tulisannya di plototi oleh si pembaca.

Yang pertama disiapkan dalam sebuah tulisan adalah Niat, Niat, Niat, dan lakukanlah niat tersebut. dan tulisan diblog inipun bermula dari sebuah niatan dan berbagi dan tak berharap untuk terus dikunjungi sampai akhirnya menjelang tulisan ini selama 2 tahun pengunjung blog ini sudah dikunjungi 17.000 ribu kali sebuah kunjungan yang amat fantastis menurut saya bagi seorang penulis amatiran seperti saya. Dari menulis pulalah hobi saya mengikuti even even kompetisi bermula dan itu dimulai dari even even kecil-kecilan yang pada akhirnya bisa menghasilkan uang dan alhamdulillah lumayan untuk nambah uang saku sebagai anak Kos-Kosan dan mahasiswa pas-pasan, dan semuanya bermula dari sebuah Tulisan.

Di Geologi begitu banyak yang harus di ceritakan mulai dari sejarah pembentukan bumi (pre-Kambrium) sampai era sekarang alias Holosen, dan tentunya sampai bumi ini akan terjadi sebuah Kiamat. Ya Geologi dapat menceritakan itu sangat menarik meskipun terkadang tidak masuk akal, tapi percayalah selama kita menulis semuanya bisa masuk akal. kenapa saya berani katakan bisa masuk akal? ya tentu saja, karena semua tulisan didsarkan oleh sebuah akal pikiran atau istilah awamnya adalah Argumentasi dan istilah geologinya adalah Intepretasi.

Baca entri selengkapnya »


Dieng Sebuah Panorama yang Tersembunyi

3 September 2010

Kawah Sikidang Dieng

Kawah Sikidang Dieng

Wah kali ini cerpenist mau ndikirt ncerpenkan cerita pendek tentang dieng, Ya dieng sebuah wisata geologi yang amat menarik untuk dikunjungi bukan saja karena keindahan dan eksotik pemandangannya tapi kajian geologi yang tak boleh luput untuk diamati. Di Dieng tidak hanya arkeologinya yang berupa pelataran candi dieng tapi juga ada beberapa tempat fenomena yang menarik yang terbentuk akibat proses Geologi sebut saja Kawah Sikidang dan Telaga Warna semuanya tak luput dari aksi reaksi proses Geologi yang dulu pernah terjadi berupa bentukan bentukan erupsi dari vulkanisme Dieng

Kembali ke Dieng, Ya tingginya berada lebih dari 2000 meter diatas permukaan laut dan tentunya udara dingin akan selalu menyapu kulit kita baik di malam ataupun siang hari. Seperti hampir tak pernah terlihat matahari yang amat terik disini karena wilayah ini hampir setiap saat tertutupi oleh kabut dan awan. Bahkan Udara disini berkira diantara 10 derajat Celcius bahkan kata warga sekitar pernah menyentuh kondisi 0 derajat Celcius…… Whew Pasti dingin Amat nih daerah.

Dikawasan ini juga berdiri sebuah pabrik pembangkit tenaga panasbumi atau istilah asingnya Geothermal, ya Pabrik itu dikelola oleh PT GEODIPA dengan kapasitas Mega Watt yang dihasilkan kurang lebih 35 MWe Lumayanlah untuk menciptakan energi lisrik yang masih kurang terutama didaerah pasokan listrik wonosobo dan sekitarnya. Potensi panasbumi sudah dilihat dari kenampakan manifestasi yang banyak ditemukan ditemukan dikisaran dieng contohnya adalah mata airpanas, mud flow, solfatara, tanah panas, Alterasi batuan, silika sinter dan manifestasi geothermal lainnya. Kenampakan tersebut bisa dinikmati pada area wisata kawah sikidang dan hanya membayar Rp. 6000,- saja anda bisa menikmati ke Eksotikan nih area.

Baca entri selengkapnya »