Melihat sisi baik Gunung api

mau ngeCerpen lagi ah kali ini tentang Vulkanik….

Geologi menyebutkan akibat pertemuan 3 lempeng dan adan ya zona subduksi di Indonesia, maka tak heran kalau Indonesia dipenuhi oleh Gunung api mulai dari sabang sampai merauke (kecuali Timor Leste). dan kabar buruknya gunung-gunung tersebut siap meletus kapan saja tanpa bisa dipastikan kapan dia bereaksi untuk meletus dahsyat atau hanya meletus biasa biasa aja. Tapi kabar baiknya jarang dilihat dari segi ekonomi dan energi yang bisa diciptakan oleh Gunung api.

1. Definisi Gunung Api

Gunungapi adalah lubang kepundan atau rekahan  dalam kerak bumi tempat keluarnya cairanmagma atau gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Matrial yang dierupsikan kepermukaan bumi umumnya membentuk kerucut terpancung.
Gunungapi diklasifikasikan ke dalam dua sumber erupsi, yaitu(1) erupsi pusat, erupsi keluar melalui kawah utama; dan (2) erupsi samping,  erupsi keluar dari lereng tubuhnya; (3) erupsi celah, erupsi yang muncul pada retakan/sesar dapat memanjang sampai beberapa kilometer; (4) erupsi eksentrik, erupsi samping tetapi magma yang keluar bukan dari kepundan pusat yang menyimpang ke samping melainkan langsung dari dapur magma melalui kepundan tersendiri.

 

Gambar Letusan Gunung Api

Jenis gunung berapi berdasarkan bentuknya

1.Stratovolcano
Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan, sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa), kadang-kadang bentuknya tidak beraturan, karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali. Gunung Merapi merupakan jenis ini.
2.Perisai
Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair, sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam), bentuknya akan berlereng landai, dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Contoh bentuk gunung berapi ini terdapat di kepulauan Hawai.
3.Cinder Cone
Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.
4.Kaldera
Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.
Bagaimana Gunung Api Bisa Terbentuk

Pergerakan antar lempeng ini menimbulkan empat busur gunungapi berbeda :
1.  Pemekaran kerak benua, lempeng bergerak saling menjauh sehingga memberikan
kesempatan magma bergerak ke permukaan, kemudian membentuk busur gunungapi
tengah samudera.
2.  Tumbukan antar kerak, dimana kerak samudera menunjam di bawah kerak benua. Akibat
gesekan antar kerak tersebut terjadi peleburan batuan dan lelehan batuan ini bergerak ke
permukaan melalui rekahan kemudian membentuk busur gunungapi di tepi benua.
3.  Kerak benua menjauh satu sama lain secara horizontal, sehingga menimbulkan rekahan
atau patahan. Patahan atau rekahan tersebut menjadi jalan  ke permukaan lelehan batuan
atau magma sehingga membentuk busur gunungapi tengah benua atau banjir lava
sepanjang rekahan.
4.  Penipisan kerak samudera akibat pergerakan lempeng memberikan kesempatan bagi
magma menerobos ke dasar samudera, terobosan magma ini merupakan banjir lava yang
membentuk deretan gunungapi perisai.

Sisi Positif Gunungapi

Sisi positifnya dengan adanya gunung api adalah sebagai tiang tiang penyeimbang bumi ini (itu kalau saya baca di al Kitab Agama saya alias Al Qur’an), hal ini bisa masuk akal juga karena gunungapi ada untuk menyeimbangkan proses arus konveksi magma jikalau magma ini terus menerus melakukan aktivasi tanpa adanya jalan keluar (gunung api,red) maka suatu saat magma akan meletus secara dahsyat dan bisa menyebabkan kerusakan yang amat besar terjadi.

Gunung api juga mengeluarkan material material pasir dan abu yang sangat ekonomis terutama untuk bahan bangunan dan lahan pertanian yang bagus karena material vulkanik kaya akan mineral mineral dan unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Selain dalam fungsi ekonomi, Gunungapi juga bisa dimanfaatkan sebagai potensi wisata yang bagus seperti Pendakian, wisata alam, agro wisata, dan lainnya. Kondisi geologi yang punya rahasia bermacam macam digunungapi pun bisa dijadikan riset menarik selain itu potensi geologi yang kaya akan energi panasbumi inipun bisa dimanfaatkan sebagai salah satu energi alternatif masa depan pengganti energi fosil. Pengembangan energi ini seperi didaerah Pegunungan Dieng, Sibayak, Wayang Windu, Gunung salak, Patuha, Lahendong dan lainnya.

Isyarat Bahaya Gunung Api

 

Tingkat isyarat gunung berapi di Indonesia
Status Makna Tindakan
AWAS
  • Menandakan gunung berapi yang segera atau sedang meletus atau ada keadaan kritis yang menimbulkan bencana
  • Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap
  • Letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam
  • Wilayah yang terancam bahaya direkomendasikan untuk dikosongkan
  • Koordinasi dilakukan secara harian
  • Piket penuh
SIAGA
  • Menandakan gunung berapi yang sedang bergerak ke arah letusan atau menimbulkan bencana
  • Peningkatan intensif kegiatan seismik
  • Semua data menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana
  • Jika tren peningkatan berlanjut, letusan dapat terjadi dalam waktu 2 minggu
  • Sosialisasi di wilayah terancam
  • Penyiapan sarana darurat
  • Koordinasi harian
  • Piket penuh
WASPADA
  • Ada aktivitas apa pun bentuknya
  • Terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal
  • Peningkatan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya
  • Sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal
  • Penyuluhan/sosialisasi
  • Penilaian bahaya
  • Pengecekan sarana
  • Pelaksanaan piket terbatas
NORMAL
  • Tidak ada gejala aktivitas tekanan magma
  • Level aktivitas dasar
  • Pengamatan rutin
  • Survei dan penyelidikan

 

Ngecerpennya sampai sini dulu ya lain kali disambung………

 

 

Tingkat isyarat gunung berapi di Indonesia
Status Makna Tindakan
AWAS
  • Menandakan gunung berapi yang segera atau sedang meletus atau ada keadaan kritis yang menimbulkan bencana
  • Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap
  • Letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam
  • Wilayah yang terancam bahaya direkomendasikan untuk dikosongkan
  • Koordinasi dilakukan secara harian
  • Piket penuh
SIAGA
  • Menandakan gunung berapi yang sedang bergerak ke arah letusan atau menimbulkan bencana
  • Peningkatan intensif kegiatan seismik
  • Semua data menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana
  • Jika tren peningkatan berlanjut, letusan dapat terjadi dalam waktu 2 minggu
  • Sosialisasi di wilayah terancam
  • Penyiapan sarana darurat
  • Koordinasi harian
  • Piket penuh
WASPADA
  • Ada aktivitas apa pun bentuknya
  • Terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal
  • Peningkatan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya
  • Sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal
  • Penyuluhan/sosialisasi
  • Penilaian bahaya
  • Pengecekan sarana
  • Pelaksanaan piket terbatas
NORMAL
  • Tidak ada gejala aktivitas tekanan magma
  • Level aktivitas dasar
  • Pengamatan rutin
  • Survei dan penyelidikan

Satu Balasan ke Melihat sisi baik Gunung api

  1. […] gunung api itu bisa terbentuk, mungkin ada baiknya anda baca tulisan saya sebelumnya berjudul Melihat Sisi Baik Gunung Api disitu sudah saya ringkas tentang bagaimana gung api terbentuk. Ring Of Fire […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: