Mencari jejak yang tertinggal . . . . .

      proses proses sedimentasi masih terus berlangsung sampai sekarang dengan dinamika geologinya mereka terendapkan selaras untuk kemudian dipatah-patahkan, dibengkok bengkokan menjadi sebuah ketidak selarasan.

Mencari jejak yang tertinggal untuk mendapatkannya kembali, masa depan, dan semuanya ada di jejak tersebut. 5 tahun sudah semenjak saya menginjakan kaki untuk kuliah di geologi UNDIP, banyak cerita yang terjadi. Dan Terutama Gg. Maerasari no 2, Banjarsari, Tembalang. Ya kosan itu hampir 5 tahun menjadi saksi bagaimana perjuangan kehidupan menjadi seorang mahasiswa, dan menjadi saksi bagaimana saya juga melepas gelar mahasiswa saya. Kemarin semuanya saya putuskan untuk meninggalkan jejak jejak tersebut mencari penghidupan dan sejarah baru, ditempat yang baru dan prestasi yang baru.

   ketika pertama masuk situ saya pernah menuliskan bahwa kelak saya mendapatkan gelar sarjana teknik disitu, dan 4 tahun 3 bulan mimpi itu terwujud dan melalang buanalah saya ke belahan indonesia lainnya. dan kelak 3 tahun kemudian saya bisa menjelajah belahan bumi eropa dan asia. Itu adalah Mimpi, yang menjadi penyemangat kehidupan saya.

  Saatnya kita susun strategi, saatnya kita kembali belajar, dan saatnya kita kejar tuh mimpi, semuanya tentang geologi dan kehidupan untuk diselaraskan. The Never End, Geology. Sampai sekarang skala waktu geologi terus berlangsung…….

Satu Balasan ke Mencari jejak yang tertinggal . . . . .

  1. Mochammad mengatakan:

    Selamat berjuang dan semoga mimpimu yang jadi modal itu segera mencapai BEP…🙂
    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: