CBM (Coal Bed Methane), Potensi Besar di Daerah Surga Energi Indonesia

Kayanya kandungan batubara di Indonesia membuat energi CBM ini kembali diperhitungkan. CBM adalah gas metan yang dihasilkan oleh proses kimiawi batubara yang belum over mature (bersifat bituminus – sub bitumins), gas metan ini dihasilkan dari kandungan batubara itu sendiri yang tersimpan di dalam lapisan batubara. CBM ini mebuktikan betapa kayanya negeri ini dengan sejumlah energi yang mempunyai potensi besar selain batubara dan minyak dan gas bumi, Indonesia juga kaya akan sjumlah energi lainnya seperti panasbumi, air.

Coal Bed Methane, Energi Besar di Indonesia
Coal Bed Methane, Energi Besar di Indonesia

Kembali ke CBM, lalu seberapa besar potensi CBM di Indonesia?

Berdasarkan data Bank Dunia, konsentrasi potensi terbesar terletak di Kalimantan dan Sumatera. Di Kalimantan Timur, antara lain tersebar di Kabupaten Berau dengan kandungan sekitar 8,4 TCS, Pasir/Asem (3 TCS), Tarakan (17,5 TCS), dan Kutai (80,4 TCS). Kabupaten Barito, Kalimantan Tengah (101,6 TCS). Sementara itu di Sumatera Tengah (52,5 TCS), Sumatera Selatan (183 TCS), dan Bengkulu 3,6 TCS, sisanya terletak di Jatibarang, Jawa Barat (0,8 TCS) dan Sulawesi (2 TCS).

Sebagai informasi, sumberdaya terbesar sebesar 6,49 TCS ada di blok Sangatta-1 dengan operator Pertamina hulu energi methane Kalimantan A dengan basin di Kutai. Disusul Indragiri hulu dengan operator Samantaka mineral prima dengan basin Sumatera Selatan yang mempunyai sumberdaya 5,50 TCS, dan sumberdaya paling rendah terlatak di blok Sekayu yang dioperatori Medco SBM Sekayo dengan basin Sumatera Selatan, dengan sumberdaya 1,70 TCS.

Eksplorasi CBM

Eksplorasi CBM mempunyai sistem yang sama lainnya dengan sistem gas gas namun, potensi batubara yang berarti didaerah dangkal di negara Indonesia maka pemboran sumur umumnya dilakukan di wilayah dangkal dengan ke dalaman <1500 m. Kandungan gas metan ini tersimpan didalam lapisan lapisan batubara yaitu pada cleat atau matriks matriks didalam batubara. Gas metan yang berada didalam lapisan batubara merupakan hasil adsorp dari lapisan batubara itu tersebut. CBm ini terjebak bersamaan dengan air formasi yang mempunyai pressure tinggi untuk menjaga gas methan agar terjebak didalam lapisan batubara. Sehingga secara sistem petroleum, batubara menjadi source rock sekaligus reservoir dalam penyimpanan energi ini. Untuk mengeluarkan gas methan ini maka dilakukan pengurangan tekanan atau pressure formasi yaitu dengan mengeluarkan air formasi untuk berikutnya menghasilkan gas Methan.

Pada bagian seal rock atau cap rock CBM ini biasanya berupa shale atau clay. Clay berfungsi untuk menutup lapisan gas methan agar tetap terjaga didalam lapisan batubara dan tidak mengalir ke daerah yang lebih tinggi karena sifat atom H itu sendiri yang akan mencari zona bebas di bagian yang lebih tinggi.

Faktor Negatif CBM

Faktor negatif dari eksploitasi CBM ini adalah  banyaknya air yg terproduksi pada saat eksploitasi CBM.  Hal ini dikarenakan tingginya kandungan kimiawi air formasi tersebut, hal ini diakibatkan lingkungan pengendapan batubara itu sendiri yang umumnya terbentk pada daerah rawa. Sehingga kandungan air yang ada umumnya mengandung mineral Natrium Clorida dan mengandung tingkat keasaman yang tinggi sehingga tidak dapat diolah secara langsung. Sehingga perlu dilakukan penangan tepat untuk menghasilkan kualitas air yang baik selain itu hal ini menyangkut juga dengan keberadaan potensi airtanah, sehingga beberapa metode lainnya terkadang menginjekkan kembali air produksi tersebut ke dalam lapisan dibawah lapisan batubara.

Batubara terbentuk didaerah rawa yang berupa air tawar. Demikian juga air yang terperangkap didalam lapisan batubara juga berupa air bercampur dengan kandungan molekul mineral NaCl (garam), karena daerah lingkungan pengendapan rawa sebelum terbentuknya batubara merupakan lingkungan pengendapan tertutup. Selain itu air tersebut juga mengandung klorit dan natrium bikarbonat. Dengan demikian diperkirakan air yang terproduksi berupa air yang memiliki salinitas dengan kadar lebih rendah dibanding dengan kadar salinitas air laut.

Jadi Mengapa Harus Takut Kita Kekurangi Energi

Berarti sudah selayaknya kita tak perlu khawatir dengan kehabisan energi bahan bakar apabila negeri ini kaya dengan potensi berbagai energi. Sudah saatnya kita tunjukkan beapa kayanya Indonesia kita ini, Sepotong surga yang terlempa ke dunia itu layaknya negeri ini, Indonesia

Satu Balasan ke CBM (Coal Bed Methane), Potensi Besar di Daerah Surga Energi Indonesia

  1. nick salsabiila mengatakan:

    Yup…Indonesia memang negara yang kaya. Semoga manusia mampu dengan bijak mengolahnya tanpa merusaknya begitu saja..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: