Belajar itu Sebuah Konsistensi

ETTI-The part of my life-

ETTI-part of my life-

Semenjak sidang dan dinyatakan lulus 2 Desember 2010, sepertinya sudah banyak catatan catatan kehidupan yang banyak di tuliskan, dimulai dengan merasakan kerasnya kehidupan batubara, menjadi wellsite dengan mandor yang super penjajah, dan pada akhirnya berada di sini, PT ETTI.  Mungkin, pertama banyak yang bertanya kepadaku mengapa kamu lepaskan karirmu di tambang dan memilih hidup sederhana dan menjadi karyawan ETTI. entahlah dahulu juga aku bingung menjawab semua pertanyaan itu, sampai di akhir penghujung 2011, aku belum bisa menjawab pertanyaan itu. Padahal jikalau aku mau sebuah perusahaan BUMN telah meenaariku sebgai surveyor geologi, dan perusahaan Modal Asing China telah menawari aku gaji 2 digit diatas 6 angka 0. Ketika aku memilih ETTI sebagai pelabuhan berikutnya aku pun masih bimbang apakah akan banyak mimpi yang kubuat disini…..
Langkah langkah kehidupan membiass setiap kali ada yang menanyakan kepadaku mengapa kamu melepasskan kontraktormu dan beralih di sebuah perusahaan sederhana di padepokan ETTI. dan sekarang lambat laun aku mulai menemukan jawaban itu, aku mulai merasakan ruh ruh geologiku hidup kembali (alayer mode; on). Di Padepokan ini lah aku belajar tentang kerasnya kehidupan, belajar lagi tentang geologi dan memaknai semua kesederhanaan hidup.
dan sepertinya aku mulai hidup, fantasi liar liar itu berkelana di luar otakku dan siap kucerna satu persatu. Dimulai dari Paleogen aku belajar mengenai susunan indah kimia kimia yang dulu tak pernah kurasakan ketika kampusku menyentuh nuraniku, kemudian belajar berenang bersama kayanyakeanekaragaman karbonat menyapa satu persatu kehidupan mereka masa lampau ketika early miosen mulai di baniri oleh lautan di dasaran yang kelak menjadi daratan sumatera selatan. reef reef tersebut bergelombol mengelompok tumbuh dan langsung tererosi liar, menyatu bersama sejarah sejarah kehidupan…….
Bersama orang orang yang teguh menyatakan dirinya merdeka itu, aku pahami tulisan tulisan di buku buku untuk kulihat di outcrop outcrop lapangan dan data data yang dulu hanya kutahu sekedar anyaman anyaman di selembar kertas tak berbentuk……..
Belajar, ya sepertinya itu yang harus kita lakukan setiap waktu, setiap hal yang baru, dan kembali mengingatkan pada prinsipku bahwa Allah menciptakan manusia dengan maha sempurna, tidak ada yang bodoh didunia ini, yang ada terkadang kita salah memilih dan menghilangkan kesempatan yang ada….. 

Belajar itu Sebuah Konsistensi

ALLah s.w.t berfirman dalam AL qur;’an surat AL Mujadalah ayat 11 yang artinya:

“ALLah meninggikan baeberapa derajat (tingkatan) orang-orang yang berirman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu (diberi ilmupengetahuan).dan ALLAH maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Di agamaku saja, Allah memberikan penekanan bahwa menuntut ilmu itu adalah sebuah keharusan, jadi mau tak mau untuk sementara waktu, aku hanya ingin mengejar ilmu, mengejar hal hal yang tidak aku ketahui menjadi lebih tahu. Belajar membutuhkan sebuah konsistensi, ilmu akan tetap hidup apabila ia di jadikan bermanfaat untuk kehidupan.
Geologi itu tidak sekedar mendeskripsikan batu, tidak juga sekedar main software klak klik, tapi lebih dari sebuah makna, geologi itu semakin didalami semakin asyik semakin rasa ingin tahuan kita besar terhadap kehidupn yang akan datang maka rasa keingin tahuan belajar di masa sebelumnya juga sangat besar

Waktu Geologi, dari lampau sampai sekarang

Waktu Geologi, dari lampau sampai sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: