Ada Beberapa Cara untuk Mengurangi Subsidi Harga BBM

26 Januari 2012

Oleh: Prof. Widjajono Partowidagdo

Di Sadur dari milis IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia)
Tahun 2011 subsidi harga BBM untuk transportasi dan LPG adalah Rp. 165 Triliyun dan subsidi untuk listrik (yang sebagian besar diakibatkan oleh BBM) Rp. 90 Trilyun, sehingga totalnya Rp. 255 Trilyun, padahal pendapatan pemerintah dari migas Rp 272 trilyun. Lebih baik subsidi harga BBM tersebut digunakan untuk membuat orang2 miskin menjadi lebih sejahtera, perdesaan dan daerah lebih maju, infrastuktur lebih baik dan kemampuan nasional meningkat sehingga kita bisa lebih mandiri (produksi migas dan tambang, pertanian, pesawat, mobil, kapal, kereta api, senjata Nasional meningkat) dan Indonesia lebih cepat menjadi Negara Maju yang Terpandang..

Jangan membandingkan Indonesia dengan Nigeria. Cadangan minyak terbukti Nigeria 36 milyar barel dan Indonesia 3,7 milyar barel, produksi minyak Nigeria 2,6 juta barel per hari sedang Indonesia 0,9 juta barel per hari, penduduk Nigeria 136 juta dan Indonesia 241 juta sehingga konsumsi minyak Nigeria diperkirakan 0,65 juta barel per hari dan Indonesia 1,3 juta barel per hari. Jadi, kalau penduduk Nigeria protes harga BBM dinaikkan maka wajar saja karena Nigeria kaya minyak. Hanya negara yang kaya minyak seperti Saudi dan Venezuela BBM nya murah sekali. Produksi minyak Indonesia 2011 adalah 902 ribu B/D, ekspornya 361 ribu B/D dan Impor minyak 272 ribu B/D dan BBM 499 ribu B/D. Mengimpor (Minyak dan BBM) 771 ribu barel per hari menunjukkan bahwa kita tidak kaya minyak, padahal minyak adalah energi yang paling mahal. Orang yang tidak kaya tetapi memakai barang mahal pasti hidupnya susah.

Negara2 Amerika Latin yang anti Neolib seperti Brasil, Argentina dan Chili BBM nya tidak disubsidi, akibatnya BBN (Bahan Bakar Nabati) dan Industri Nasional (mobil, pesawat, senjata dan pertanian) nya berkembang. Bahkan Brasil sekarang menjadi Negara Idola disamping Rusia, India, Cina dan Korea (BRICK) . Brasil bahkan sudah menguasai Teknologi Migas Lepas Pantai disamping Cadangan dan produksi minyaknya meningkat pesat. Petrobras adalah Perusahaan Migas terpandang di Dunia. Di India maupun Cina dan bahkan Vietnam tidak ada subsidi BBM tetapi transportasi umum disubsidi sehingga nyaman dan Industri Nasionalnya meningkat pesat.

Ada beberapa Cara untuk mengurangi Subsidi Harga BBM:
:
Naikkan harga premium untuk mobil pribadi tiap tahun, sebagai contoh 1 April Tahun 2012 menjadi Rp 6.000 per liter, 2013 menjadi Rp 7.000 per liter dan 2014 menjadi Harga Pasar (sekirtar Rp 8.000 per liter).

Naikkan harga premium untuk mobil pribadi secara otomatis 5% tiap bulan. Akibatnya dalam 18 bulan harga menjadi Rp 8100/ liter. Hal ini pernah diberlakukan di Inggris untuk penyesuaian harga listrik. Naikkan harga premium 1 April 2012 menjadi harga pasar (sekarang Rp 8200/liter) untuk Jakarta dulu lalu disusul daerah2 lainnya sampai akhir 2014.
Harga Premium terdiri dari Biaya Premium + Alpha + Pajak. Saat ini biaya premium ( USD 110/ barel) atau Rp 6.500/ liter dan margin Rp 700 /liter serta pajak (15%) Rp 1.000/liter maka Harga Premium adalah Rp 8200/ liter. Apabila 1 April 2012 ini Alpha (Biaya distribusi + Margin) dan Pajak ditanggung Pemerintah maka Harga Premium adalah Rp 6500/liter. 1 April 2013 bisa hanya Pajak yang ditanggung Pemerintah sehingga Harga Premium Rp 7200/liter dan 1 April 2014 dikenakan Pajak maka Harga Premium Rp 8200/ liter (tergantung harga minyak dan kurs dolar).

Catatan: Untuk semua opsi diatas mulai 1 April 2012 (bahkan sebaiknya mulai hari ini) perbaiki transportasi umum dan kendaraan umum beralih ke BBG. Kendaraan pribadi dapat memakai memakai BBM tidak bersubsidi atau BBG.


Mengkaji Benarkah Ada Piramida di Indonesia (2)

18 Januari 2012

beberapa hari ini kalangan geologi indonesia kembali di hangatkan dengan catatan dari seorang asisten staff khusus presiden di bidang sosial dan kebencanaan yaitu Pak Erick Rizky. Pembahasan isu tentang penemuan Piramida ini bak seperti mutiara diantara luasnya lautan, semua ingin mengetahui benarkah Piramida itu ada????

Bagi yang ingin tahu catatan yang ditulis berikut saya lampirkan keterangannya

Tulisan pak Okim di milist IAGI dan Pikiran Rakyat Bandung sungguh menarik, emosional dan entah berkesimpulan apa. Pertama, menghubungkan Tim staf khusus dg Turangga Seta menandakan Pak OKIM tidak mendapat info akurat. Sebagai senior di geologi adalah kalimat yg kurang pantas jika ada kata2 staf khusus dihipnotis oleh Turangga Seta. Ada dua hal yg perlu kami klarifikasi, pertama, tim staf khusus bekerja tanpa ada sentuhan dan berhubungan dg Turangga seta. Kedua, terlepas pendekatan berbeda, tidak tepat apabila mang okim  merasa kebenaran mang Okim mutlak dan Turangga seta adalah musuh para geologis. Sebagai ilmuwan tentu tidak sepantasnya merasa kebenaran mutlak hanya pada pak Okim yg ekspedisi sehari dg beberapa data yg masih bisa di debat dan visual. Kesan yg saya tangkap pak Okim mau menggiring riset yg dilakukan tim stafsus untuk mencari harta karun, tdk scientific, tdk diback up para ahli, dan  Staf khusu Presiden bidang bantuan sosial dan bencana itu. sedang bermimpi. Terlalu simplifikasi berlebihan dan under estimate dg sebuah tim yg meneliti dengan serius, dan standar scientific yg kami junjung tinggi.

           Kalau kita lihat dari penjelasan Mang okim, tak ada argumen pokok yg dpt menyatakan riset tim katastropik purba itu salah. Bahkan Dalam artikel di Pikiran Rakyat  Pak Miko secara tendensius mengatakan : Alangkah ironisnya bahwa hilangnya bangunan sangat penting di puncak G.Sadahurip yaitu beton Trianggulasi T 74 yang dibongkar karena dikira mengandung harta karun, lepas dari perhatian, padahal hukuman bagi pencurinya di zaman kolonial Belanda begitu berat.

Kesimpulan kami , Berarti pak Miko mengetahui  ada beton T 74 sejak jaman Belanda. Faktanya yang bongkar juga orang Belanda menurut cerita masyarakat. Tempat T 74 itu. Dari mana pak Miko mengetahui itu? Kami mencurigai pak Miko dalam hal ini Hubungan Soal beton T74 dan harta karun. Ada apa dg pak Miko?

 Kami terbuka dalam meriset ini, dan dilakukan secara hati2. Tapi statemen pak miko sdh dalam tarap politis ketimbang scientis.. Baiklah, ada beberapa poin berikut yg mungkin bisa menjadi bahan diskusi  bersama. Tidak perlu emosional dan jauh bermanfaat, Apa yg menjadi kegelisahan Mang Okim ada adalam paparan berikut ini

 Kesimpulan sujatmiko (geolog senior) menurut hemat kami bisa membuat persepsi keliru, hanya berdasarkan amatan visual, tendensius, tidak akurat. (Erick Rizky, Assisten Staf Khusus Presiden Bidng Bantuan Sosial dan Bencana)

dan beberapa gambar yang menjadi perujuk kuat pak Erick Rizky, tentang keberadaan “Piramida tersebut”

Inilah hasil penampang geolistrik batuan rahong (asal batu piramida sadahurip)

Inilah hasil penampang geolistrik batuan rahong (asal batu piramida sadahurip)

Baca entri selengkapnya »


(Hanya sebuah Cerpen) Panasbumi, Energi Hijau atau Sama Saja dengan energi lainnya??

17 Desember 2011

Alhamdulillah baru pulang dari pertemuan ilmiah Asosiasi Panasbumi Indonesia yang ke 11 di Lampung tanggal 12 dan 13 Desember 2011. Banyak ilmu ilmu yang didapatkan disini mulai dari eksplorasi sampai pengembangan lebih lanjut lapangan Panasbumi. Energi yang relatif baru ini memang menarik banyak pemerhati bisnis, pemerintah, ilmuwan dan tak terkecuali pengamat lingkungan. Saya sempat berbicara tentang perwakilan WWF yang hadir disini. dia sangat tertarik tentang energi yang dianggap energi Hijau ini. Energi yang mampu menjadi salah satu sumber yang baik untuk energi listrik ini seperti memberi secercah kehidupan baru masyarakat lampung  dan Indonesia umumnya untuk mendapatkan listrik yang lebih baik. Energi uap yang dihasilkan dari panasbumi ini mampu mengubah listrik menjadi ratusan Mega Watt.

Yuk kita tengok beberapa hal seberapa besar potensi energi Hijau ini?

Peta Panasbumi Indonesia

Peta Panasbumi Indonesia

Dengan pasokan yang diperkirakan bisa menghasilkan listrik sebesar 27.000 megawatt (mw). Geothermal atau panas bumi seharusnya bisa menjadi salah satu sumber energi terbesar di Indonesia. Kesalahpahaman dan kurangnya investasi menjadi faktor masih terpendamnya sumber daya tersebut. Indonesia memiliki setidaknya 500 gunung berapi dan 130 diantaranya masih aktif. Seharusnya Indonesia dapat menjalankan ekonominya melalui energy panas bumi dari gunung berapi tersebut, tidak hanya berbicara tentang potensinya saja.sampai sekarang. Dari hal itu, terungkap betapa panas bumi di Indonesia bisa mengalahkan potensi minyak bumi yang menjadi teramat mahal saat ini. namun, membuka dan memanfaatkan potensi ini terbukti masih menjadi masalah sulit hingga saat ini, lantaran tingginya teknologi yang harus dipakai.

Sistem Panasbumi

Sistem cycle panasbumi yang mengandalkan energi panas dan potensi airtanah secra tidak langsung mempunyai dampak pada cycle alami sistem alam yang telah lama berkembang. Fluida didalam air meteorik yang banyak mengandung kimia klorida dan sulfat kadang mempunyai jumlah dibatas kewajaran untuk konsumsi sehingga perlu filter yang baik untuk benar benar energi ini menjadi energi Hijau. Karena ketika energi panasbumi di ubah menjadi steam (uap), maka kimia kimia tersebut ikut terubah dan dilepaskan karena merupakan kandungan kimia yang tidak diperlukan dalam proses lanjut pengubahan energi ini menjadi Listrik dan sejumlah energi lainnya. nah dibawah ini bagaimana cara energi ini diubah menjadi Listrik

1. Flash Steam Power Plant
Tipe ini merupakan yang paling umum digunakan dalam pembangkit listrik yang menggunakan geothermal. Uap yang telah dipisahkan dari air disalurkan ke pipa menuju rumah pembangkit. Kemudian uap yang sudah terkumpul tersebut digunakan untuk menggerakkan turbin uap. Uap yang meninggalkan turbin dikondensasikan, sehingga menciptakan kehampaan sementara yang dapat memaksimalkan pembangkit listrik yang digerakkan oleh turbin-generator. Umumnya uap panas tersebut dikondensasikan dengan cara direct contact condenser, atau heat exchanger type condenser. Dalam direct contact condenser, air yang sudah didinginkan disemprotkan sehingga bercampur dengan uap panas. Uap yang sudah terkondensasi tersebut menjadi bagian dari sirkuit air yang sudah didinginkan tersebut, sementara sebagian lagi menguap dan bergabung dengan atmosfer melalui cooling tower. Hasil keluaran dari air yang sudah didinginkan ini dinamakan blow down sering dibuang ke dalam sumur injeksi yang dangkal.
2. Binary Cycle Power Plants
Dalam reservoirs, di mana temperatur umumnya kurang dari 220 derajat Celsius (430 Farenheit) binary cycle plants umumnya digunakan. Cairan yang berasal dari reservoir, baik berupa air, uap, maupun campuran keduanya, disalurkan melalui heat exchanger. Cairan dalam binary plant kemudian didaur ulang ke dalam heat exchanger. Cairan yang sudah dingin tersebut kemudian diinjeksikan lagi ke dalam reservoir. Umumnya efisiensi binary cycle type plants mencapai 7 sampai 12 persen tergantung dari temperatur primer cairan yang ingin dikondensasikan. Binary Cycle plant secara tipikal bervariasi antara 500 KW hingga 10 MW.
3. Combined Cycle (Flash and Binary) Combined Cycle Power Plants
Pembangkit semacam ini merupakan kombinasi dari teknologi turbin uap yang konvensional dengan teknologi binary cycle. Dengan memadukan kedua teknologi ini, efisiensi penggunaan peralatan bisa dilakukan karena pada dasarnya turbin uap konvensional jauh lebih efisien dalam membangkitkan listrik dari uap yang bertemperatur tinggi. Sementara itu teknologi binary cycle berguna untuk memisahkan air dari uap yang bertemperatur sangat rendah. Sebagai tambahan, untuk menggantikan condenser-cooling tower, sistem pendingin yang digunakan dalam teknologi gabungan ini bisa menghasilkan panas yang bisa digunakan lagi untuk memproduksi listrik.

Lalu apakah energi ini benar benar Hijau??

berikut ada sebuah informasi yang saya kutip dari ESDM dimana dalam penelitian Mahasiswa Fakultas Sains & Teknik Universtitas Jenderal Soedirman Dhama Peni Lasari, dalam situs ESDM, Jakarta, Minggu (27/6/2010) disampaikan bahwa; limbah yang dihasilkan dari kilang minyak berupa limbah cair dan limbah padat. Produksi kilang minyak bumi sebanyak seribu barel per hari akan menghasilkan limbah padat (lumpur minyak) lebih dari 2,6 barel. Sedangkan di Indonesia, produksi kilang menghasilkan minyak bumi sekitar 1,2 juta barel per hari yang berarti menghasilkan limbah padat sebanyak 3.120 barel per hari dan dalam waktu satu tahun menghasilkan limbah sebanyak 1.3 juta barel, yang 285 ribu barel diantaranya adalah limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang mengandung n-alkana, parafin, hidrokarbon polinuklear aromatik, aromatik dan beberapa jenis logam berat seperti arsen (As), cadmium (Cd), krom (Cr), raksa (Hg), nikel (Ni), timbal (Pb), tembaga (Cu), dan seng (Zn). itu dalam hal limbah minyak bumi? lalu bagaimana dengan panasbumi, yang uapnya langsung di lepaskan ke udara, dan dimana uapnya juga mengandung Sulfat dan Klorida, namun sampai saat ini saya belum tahu persis bagaimana pihak lingkungan mengkaji secara ilmiah tentang limbah panasbumi ini untuk pengaruhnya terhadap lingkungan.


Benarkah ada Piramida di Indonesia?

3 Desember 2011
G. Sadahurip Garut, Benarkah sekedar Piramida?

G. Sadahurip Garut, Benarkah sekedar Piramida?

Akhir akhir ini kita dihebohkan dengan pemberitaan ada Gunung berbentuk Piramida dan setelah dilakukan 1-2 penyelidikan dengan berbagai metode bilang bahwa ada Piramida Di Indonesia dan yang terheboih adalah Gunung Lalakon dan Sadahurip di Garut yang diperkirakan merupakan Piramidanya Indonesia bahkan ada yang lebih nekat lagi bahwa Piramida (calon) mempunyai umur yang lebih tua daripada Piramida Gizza (Mesir).

Tetapi benarkah? bahwa adakah Piramida Di Indonesia atau ini hanya sebuah berita yang mirip “BLUE ENERGY” yang sempat heboh kemudian ternyata “NIHIL” padahal beritanya sudah heboh kemana mana dan tentu saja pemerintah (Presiden SBY) saat itu sangat di “malukan” dengan “Blue Energy”. Kalau begitu mari kita ulas apakah Piramida Ini memang benar ada atau hanya sekedar isapan jempol.

Apa itu Piramida?

Menurut wikipedia Piramid atau piramida adalah konstruksi bangunan yang sudah digunakan sejak lama oleh bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya, digunakan sebagai makam raja-raja masa dahulu serta sarana ibadah (pemujaan). nah atau secara bahasan mudahnya adalah bangunan yang konstruksinya semakin keatas semakin mengkerucut. Bangunan Piramida banyak ditemukan dibeberapa tempat dimuka bumi ini antara lain Mexico (Suku Aztec), Mesir (Piramida Giza), dan Bosnia (kalau ini saya tak tahu seberapa pasti). 

Dalam sejarah konstruksi bangunan piramida digunakan sudah sejak lama. Bangsa bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya dikenal menggunakan bangunan piramida sebagai makam raja-raja masa dahulu serta sarana ibadah (pemujaan) selain ada dugaan sebagai tempat penimbunan (gudang) pangan sejak zaman ketika persiapan menghadapi musim paceklik ataupun tempat penyimpanan harta.

Beragam analisis tentang digunakannya konstruksi piramida. Ada yang menyebutnya sebagai bangunan warisan UFO dengan alasan terdapat bangunan mirip piramida ditemukan di Mars yang berada satu lintang derajat yang sama dengan lintang derajat di Bumi, ada pula yang mengatakan peninggalan peradaban Atlantis dan sebagian lagi mengatakan bahwa konstruksi piramida digunakan dengan alasan bahwa pada peradaban lampau, manusia mengalami kesulitan untuk membuat konstruksi kubah. Oleh karena itu digunakanlah konstruksi piramida untuk mempermudah. Konstruksi kubah sendiri baru digunakan pada masa Romawi dengan konstruksi pelengkung pada bangunan betonnya dan Romawi Timur. 

Lalakon Dan Misterinya

Penampang G. Puteri berbentuk Piramida

Penampang G. Puteri berbentuk Piramida

dari gambar diatas terlihat adanya bentukan penampang seperti layaknya piramida yang kata sejumlah media massa itu dibuat manusia??? tetapi mari kita tilik bentukan bentukan Sejumlah Gunung Di Indonesia

Penampang 3 Dimensi G. Ciremai

Penampang 3 Dimensi G. Ciremai

Baca entri selengkapnya »


Mengenal Pengertian PSC (Production Sharing Contract)

3 Desember 2011
Mengenal Lebih Jauh Production Sharing Contract

Mengenal Lebih Jauh Production Sharing Contract

PSC, atau Production Sharing Contract, adalah mekanisme kerjasama pengelolaan migas antara Pemerintah dan kontraktor. Sistem ini diperkenalkan oleh Ibnu Sutowo pertama kali pada tahun 1960, namun baru benar-benar diterapkan pada tahun 1964. Konon, model PSC ini telah ditiru lebih dari 72 negara di dunia, yang tersebar di benua Afrika Utara, Asia, Timur Tangah, Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Dan Sejarah berkembangnya PSC ini kita bagi kedalam beberapa generasi, Sumber ini saya dapatkan dari mailing list IAGI yang ditulis oleh Pak Sunjaya (BP Migas)  dimana generasi generasi tersebut sebagai berikut;

Generasi pertama (1960 – 1976):

  • Produksi minyakd an gas bumi setiap tahun dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
  • 40% pertama disebut sebagai cost oil yang dialokasikan untuk pengembalian biaya eksplorasi dan eksploitasi. (Ceiling Cost Recovery)
  • 60% sisanya disebut sebagai profit oil atau equity oil yang dibagi:
  •  65% untuk PERMINA dan 35% untuk Kontraktor untuk produksi 75 ribu BOPD
  • 67.5% % Pertamina, 32 % % Kontraktor untuk produksi antara 75.000 sid 200.000 per hari:
  • 70 % Pertamina, 30 % Kontraktor untuk produksi di atas 200.000 barrel per hari.
  • Jangka Waktu eksplorasi selama 6 Tahun, dan dapat diperpanjang 2 kali (masing-masing 2 tahun)
  • Pajak Sebesar 56% dan tidak dibedakan antara pajak coorporate dan dividen.
  • Komersialitas dibatasi dengan minimum pendapatan negara adalah 49% dari pendapatan kotor dan ditentukan oleh Pertamina dan Kontraktor.
  • DMO sebesar 25% dari milik kontraktor dengan pembayaran sebesar US$0.2/bbl.
  • Generasi kedua (1976 – 1988):

    Dalam usahanya pemerintah meningkatkan keuntungan, pemerintah berusaha untuk mengganti model yang sebelumnya memberikan dua level bagi hasil dihapuskan dan menjadi satu bagi hasil sebesar 85:15 (70:30 untuk gas) bagi Pertamina. Perkecualian untuk Rokan PSC di mana bagi hasilnya 88:12 untuk Pertamina.

    Baca entri selengkapnya »


    Cowok Iwan (Idaman Setiap Wanita)

    7 November 2011

    sekedar merelax kan otak yang sudah mulai berkerut, berbagi humor sebelum kita cerpen geologi lagi

    Cewek : “Mas kerja dimana?”
    C0w0k : “Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali…”
    Cewek : “(W0W…Konglomerat pasti!)… Mas tinggal dimana?”
    C0w0k : “Pondok Indah Bukit G0LF…”
    Cewek : “(W0W kereenn…Rumah 0rang-0rang “The Haves”) Pasti gede rumahnya yah…?”
    C0w0k : “Ngga ah…Biasa aja koq…cuma 3000 m2…”
    Cewek : “(Busett!) Pasti mobilnya banyak yah…?”
    C0w0k : “Sedikit koq…Cuma ada Ferrari. Jaguar. Mercedes. BMW. Mazda…”
    Cewek : “(Wah c0w0k idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri…?”
    C0w0k : “Hmm…Sampai saat ini belum tuh…hehe…”
    Cewek : “(Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya…) Mas mer0k0k??”
    C0w0k : “Tidak…r0k0k itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh…”
    Cewek : “(Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?”
    C0w0k : “Tidak d0nk…”
    Cewek : “(Gilee…Cool abissss!!) Mas suka maen judi??”
    C0w0k : “Nggak…ngapain juga judi? ngabisin duit aja”
    Cewek : “(0oohhhh…So sweett…) Mas suka dugem gitu ga??”
    C0w0k : “Tidak tidak…”
    Cewek : “(Iihh…sh0leh banget nih c0w0kk!) Mas udah naik haji?”
    C0w0k : “Yah…baru 3x dan umr0h paling 6x…”
    Cewek : “(Subhanallah…cal0n surgawi…) H0binya apa sih mas?”
    C0w0k : “BOH0NGIN 0rang……”


    Siklus Banjir 5 Tahunan Jakarta? Pembenaran atau Hoax?

    4 November 2011

    Pemerintah DKI Jakarta sekarang tengah giat giatnya dihadapi dengan kenyataan siklus banjir 5 Tahunan. Tahun 2007 atau tepatnya hampir 5 tahun lalu hampir semua stasiun dan media cetak serta elektronik menjadikan banjir jakarta sebagai headline utama berita koran mereka. Semakin menahun luas genanganpun makin bertambah seiring curah hujan yang juga makin meninggi. Tidak ketinggalan Istana Keprisidenan pun pernah mengalami rasanya banjir Jakarta tahun 2007. Penanganan telah dilakukan oleh PEMDA DKI Jakarta tapi tetap saja banjir ? Penyebabnya tak lain adalah perubahan lingkungan disekitar aliran air yang kini hampir disudut kota Jakarta tidak ada daerah ruang serap yang berarti.

    Data Siklus Banir 5 Tahunan Jakarta (Suara Merdeka)
    Data Siklus Banir 5 Tahunan Jakarta (Media Indonesia)

     Bagaimana Mengatasi Banjir?

    “lah banjir kok diatasi mestinya di cegah”

    Banjir terjadi karena limpahan air yang tak masuk langsung atau diserap oleh tanah lebih banyak sehingga mengalir kewilayah yang lebih rendah dan mempunyai daerah tampungan.  Pada gambar dibawah ini adalah Sub Aliran Hulu Sungai Ciliwung

    DAS CILIWUNG
    DAS CILIWUNG (klik Gambar Untuk memperbesar Peta)

    Kesadaran untuk menjaga area hijau perlu ditingkatkan dan perlu perhatian khusus didaerah yang mempunyai peranan penting penyumpang aliran air untuk Jakarta. Saat ini pembuatan kanal tidak lah cukup yang perlu dilakukan adalah pembuatan sumur resapan di wilayah tinggi sebagai area resapan yang baik. Selain sumur resapan pembuatan biopori juga perlu dilakukan karena selain tepat untuk menjadi sarana pencegah dan penyerap air permukaan, teknlogi biopori juga dapat memberikan kesuburan bagi tanah.

    Lalu bagaimana dengan Siklus 5 Tahun??

    Siklus ini hanya dugaan saja sebenarnya banjir bisa terbentuk akibat kurangnya kesiapan menghadapi musim datangnya penghujan misalnya gorong gorong yang mampet, endapan sungai yang tebal, dan masih banyak perilaku masyarakat yang membangu lahan di kawasan hijau dan dataran banjir. Lalu bagaimana keterkaitan dengan geologi, sejauh apa peranan geologi dapat membantu.

    Geologi mempunyai peranan yang baik untuk melihat struktur tanah, relief, serta komposisi daerah untuk menyiapkan peta kebencanaan untuk selanjutnya di tindak lanjuti dengan rekayasa teknik, misalnya adalah pembuatan sumur resapan dengan perhitungan yang cermat ahli geologi terutama hidrogeologi mampu memahami seberapa besar batuan batuan dapat menampung dan mengalirkan air kedalam permukaan secara cepat. Selain itu geologi juga berfungsi untuk melihat kelabilan lereng yang dapat terjadi longsor akibat pergerakan tanah yang diakibat pembebanan sehingga tanah bergerak dan menjadi lunak. Jakarta adalah daerah hilir dengan morfologi yang relatif dataran rendah bergelombang dimana tersusun atas sebagian besar endapan alluvial. sehingga perlu di perhatikan benar benar perencanaan wilayah. Pembuatan danau danau buatan atau semacam situ juga harus di perhatikan untuk meninkatkan keselamatan dan mencegah korban yang lebih besar……

    dan mari kita teriakan “STOP PEMBANGUNAN DI WILAYAH HIJAU DAN MARI HIJAUKAN JAKARTA”


    Jakarta, Ditengah Kekumuhan Raksasa dan Banjir

    21 Oktober 2011

         gak kerasa sudah hampir menuju 5 Bulan hidup di Jakarta, dan mencoba meraih mimpi disini sama dengan mimpi orang orang yang berlalu lalang di pagi hari. Musim kemarau belum berakhir disini meski dibeberapa penjuru dibagian bumi ini sudah mengalir air penuh berkah. Ditengah panasnya matahari dan tebalnya kabut asap kendaraan bermotor, yang berlalu lalang dan menyebabkan banyaknya karbon yang terhisap[ yang berujung kematian pada beberapa manusia yang mengidap penyakit ISPA. Gedung gedung bagaikan "raksasa" yang menjulang tinggi ditengah pusat Jakarta semakin menambah warna betapa kumuhnya kota ini. lalu bagaimana Jakarta di kehidupan dari masa ke masa

    Jakarta Sepi
    Jakarta Sepi (sumber: kaskus)

    Foto diatas adalah jalanan jakarta yang sepi tanpa hiruk pikuk Kemacetan tapi kira kira kapan ya bisa seperti itu dalam jangka waktu yang lama.

    Tugu Tani Menteng

    Kalau ini daerah tugu tani menteng ketika lampau dan saat ini berubah menjadi kawasan kantor dan permukiman

    Tugu Tani Menteng Masa Kini
    Tugu Tani Menteng Masa Kini

    nah kalau foto diatas adalah kehidupan tugu tani Jakarta di masa kini, kemajuan semakin pesat dan semakin banyak pula problem yang tumbuh. Nah sekarang kita mencoba cerpenin Geologi jakarta,

    Peta Geologi Jakarta

    Peta Geologi Jakarta (Sumber :Badan Geologi)

    Gambar diatas adalah gambaran komposisi pembentukan jakarta yang terbentuk pada masa kuarter dimana terdiri dari endapan vulkanik, aluvium, dan delta. Daerah jakarta semestinya merupakan daerah hilir untuk sungai citarum dan ciliwung terutama dikisarannya karena Jakarta merupakan daerah limpasan dari Kota Bogor

    Penampang Geologi Jakarta

    Penampang Geologi Jakarta

    dan inilah penampang geologi wilayah Jakarta dimana jakarta merupakan daerah hilir atau akhir dari pengendapan darat (sungai dsb) dari daerah tinggian, nah karena pemanfaatannya menjadi kota pelabuhan semestinya daerah ini juga harus menyiapkan daerah limpasan air dari kota kota di sekitarnya.

    Banjir Jakarta dan Sejarahnya 

    Menurut Pusat Geoteknologi LIPI, Banjir di Jakarta memang sudah sejak dulu. Sejak jaman Bang Pitung dan Bang Jampang hingga jamanya Bung Fauzi Bowo. Tercatat yang terbesar adalah yang terjadi pada tahun 1621, 1654, 1725 dan yang paling besar adalah yang terjadi pada tahun 1918, yang merupakan akibat dari pembabatan hutan untuk perkebunan teh di Puncak. Waktu itu, banyak korban manusia dan harta benda yang lain. Banjir itulah yang membuat Pemerintah Belanda pada saat itu membuat perencanaan untuk mencegah banjir di Batavia. Rencana pencegahan itu kemudian terkenal dengan apa yang disebut sebagai “Strategi Herman van Breen” (1920 -1926), disebut demikian karena meneer van Breen adalah ketua tim pencegahan banjir di Batavia pada saat itu. Baca entri selengkapnya »


    Geologist Juga Pernah “Galau”

    17 Oktober 2011

    Dapat request dari junior untuk menceritakan kehidupan sewaktu masih 17 tahun dulu dan masih punya nim sakti L2L 006 049, sebelumnya flashback dahulu kenapa saya memilih geologi, mungkin ada yang menjawab karena saya ingin jadi orang migas, ada yang juga menjawab mungkin saya punya cita cita jadi penambang dan mungkin ada yang menjawab lah mungkin punya turunan sun gu kong yang lahir dari batu tetapi jawaban saya cukup simpel, karena saya mencari jurusan science yang fisikanya tidak dominan.

    Kembali ke cerita bagaimana kehidupan saya ketika menjadi mahasiswa di awal awal semester jawabannya adalah saya masih galau segalau galaunya “mahasiswa”, saya masih percaya jiwa saya sedang terbang mencari pembenaran kearah mana, mungkin dahulu kepengen jadi tentara gara gara ngelihat senjata AK 47 bagus dan enak untuk nembak apalagi numpas para yahudi yang nyerang palestin, atau sempat kepenget jadi akuntan ngelihat banyak orang2 akuntan berduit, atau juga sempat kepikiran berpindah ke sosial untuk menjadi ahli arkeolog ataupun politisi handal.

    kalau soal IPK saya paling malu untuk menjawab bukan karena saya punya IPK besar tapi IPK saya tak lebih dari 2.9 , dan dunia seakan runtuh saat itu juga kalau ditanya tentang IPK. tapi elakan saya pada sang penanya bahwa saya belum lihat secara pasti berapa IPK saya karena jaringannya lagi nyangkut. Tiap malam kegiatan saya adalah syuro atau bahasa strateginya adalah rapat, maklum saya dulu aktivis sana sini kalo siang di kampus kalau malam keluyuran gak jelas. kehidupan itu saya jalani penuh perjuangan dan doa, karena untuk bersenang senang saya harus berpikir berkali kali, karena uang jajan yang pas-pasan, tapi cukup disyukuri. saya juga pernah jadi asisten petrologi yang dahulu saya paling malas hapal ama mineral bahkan kalau dilihat lihat ini mata sudah keisi sama hitamnya hornblende dan mineral opak yang hitamnya tidak jelas. Saya tidak terlalu pintar untuk bisa menempuh IPK diatas 3 bahkan sampai lulus pun IPK saya jauh dari golongan anak anak pintar IPK saya hanya 3,2 dari skala 4,0 tapi saya bersyukur karena IPK idola saya pak Awang masih dibawah itu dan menguatkan nurani saya bahwa IPK bukan tuhan didalam perkuliahan yang disembah sembah.

    ada yang bertanya bagaimana saya membagi waktu kuliah dengan aktivitas saya diluar kuliah jawabannya sederhana, saya menjawab kalau siang saya ngampus, kalau malam mata saya mejam sambil tidur, lah belajarnya kapan?? sama seperti mahasiswa lainnya belajarnya kalau mau Ujian saja dengan sistem SKS alias Sistem Kejar Subuh dan hasilnya not recomended deh untuk di followers. soal puasa dahulu termasuk senin kamis, dan dibeberapa bulan dan tahun pertama ritual itu tetap saya jalankan sampai saya lulus, terbukti ritual itu lebih ampuh dari sekedar iklan beasiswa yang doanya bejibun untuk ngedapatin dan hasilnya diselewengkan termasuk oleh saya untuk diselewengkan membeli stick PS dan tentunya membeli hard Disk.

    Lalu ada yang bertanya lagi bagaimana anda pintar beropini, jawabanya ya sok sok Iklanisme, “karena dengan membaca anda membuka dunia”, dan saran saya carilah jawaban yang gak LEBAY abis, dan saya simpulkan kuliah saya di semester 1-4 adalah kuliah dengan keGALAUan jadilah saya mahasiswa biasa dengan kehidupan yang biasa pula, biasanya tidur kalau waktu istirahat siang…….. tapi dalam pikiran saya yang ada hanyalah saya pengen nyicipi gelar ST dimana dikeluarga besar saya,saya orang kedua bergelar ST alias Sarjana Teknik atau ada yang memplesetkan sok tahu tapi apalah itu saya mulai menikmati peran saya sebagai geologist meskipun kaki tertatih tatih, tapi Geologi memang asyik.

    nah ceritanya Bersambung ya…… ke Episode berikutnya


    Gempa Bali; Waspada Perlu, “Tapi Tak Perlu Panik”

    14 Oktober 2011
    Posisi Gempa Di Bali

    Posisi Gempa Di Bali

    Tanggal 13 Oktober 2011 Indonesia kembali diguncang dengan gempa, dan posisi gempa kali ini berada didaerah selatan bali dengan pusat gempa berada 150 Km selatan pulau Bali dengan SR 6,8 SR. Sekali lagi kita di Ingatkan untuk terus berhati-hati bahwa sampai saat ini BELUM ADA teknologi canggih untuk tahu kapan gempa itu terjadi. Secara bahasan sederhananya Gempa terjadi dalam dua hal yaitu Gempa akibat pergerakan lempeng atau lebih dikenal Gempa Tektonik atau Gempa yang diakibatkan Oleh Proses Vulkanik.

    Gempa akan sangat bergantung dengan sumber atau sebab terjadinya semakin berada didekat permukaan maka getarannya pun akan terasa, dan semakin jauh dari permukaan getarannya pun bisa sangat berkurang.

    Teori Pergerakan Lempeng

    Tektonik Indonesia

    Menurut teori kerak bumi (litosfer) dapat diterangkan ibarat suatu rakit yang sangat kuat dan relative dingin yang mengapung di atas mantel astenosfer yang liat dan sangat panas, atau bisa juga disamakan dengan pulau es yang mengapung di atas air laut. Ada dua jenis kerak bumi yaitu kerak samudera yang tersusun oleh batuan yang bersifat basa dan sangat basa, yang dijumpai pada samudera yang sangat dalam, dan kerak benua yang tersusun dari batuan asam dan lebih tebal dari kerak samudera.
    Baca entri selengkapnya »


    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.